Capek, Tapi.. .

Sudah tahun ketiga aja aku kuliah di kampus ini. Kayak lagi baca novel atau nonton film yang seru sampai lupa waktu. Cepet banget. Gak kerasa. 

Maaf ya, di postingan kali ini kayaknya bakal terjadi pertumpahan kata-kata yang nggak banget. Acak adut. Ngawur. Hehehe.

Tahun pertama di sini aku jadi mahasiswa baru alias maba. Diharuskan mengikuti pengkaderan yang sudah menjadi budaya kampus, belajar kenal temen seangkatan dan para senior, belajar jadi panitia acara ini itu, juga belajar gimana caranya ngadepin orang yang marah-marah ke kita. Tahun kedua aku jadi staff Hima. Staff dari suatu divisi yang bergerak di segala hal berbau jurnalistik. Belajar jadi jurnalis hima, belajar bikin acara jurnalistik, belajar bikin majalah dan bikin mading, belajar memegang tanggung jawab, juga belajar menjaga emosi gegara temen staff yang ngabur dan ngelimpahin gitu aja prokernya dengan tampang innocent. Tahun ketiga, ya sekarang ini. Aku diamanahi oleh Kahima Hima jurusanku buat jadi ketua bidang.

Ya itu, yang dulu aku jadi staff, sekarang aku jadi ketuanya. Selama tiga tahun ini sudah kebal sekali rasanya dengan segala tekanan, cercaan, makian, hinaan, dari orang-orang yang tidak tahu perasaan. Capek. 

Itu masih organisasi, belum lagi kuliah, belum lagi bisnis, belum lagi masalah-masalah di dalemnya. Kesel dan seneng ganti-gantian dateng. Coba aja ya manusia kayak amoeba yang bisa membelah diri jadi dua bahkan lebih. Tapi sayangnya manusia bukan amoeba. Jadilah kaki ini yang sigap pindah kesana kemari karena panggilan tanggungjawab-tanggungjawab itu. Pegel. Capek.

Sudah tahun ketiga aja. Sebenernya yang aku cari disini apa sih?? Kesel sendiri jadinya! *banting botol handbody*

Kadang kalau lagi bingung gini aku suka bawa motor keliling-keliling kampus sambil bengong berharap gak ditabrak dari belakang. Capek bawa motor, cuss ke restoran junkfood. Kalau lagi males makan, muter lagu mellow di kamar keras-keras sambil ikutan nyanyi trus mewek sendiri. *tissue mana tissue??*

Aku disini kan kuliah. Pake uang ortu. Tanggung jawabku ya cuma berjuang untuk dapetin IP bagus. Eits, tunggu dulu.. kalau lulus nanti mau ngapain? Kalau mau kerja, modal IP bagus gak bakal cukup. Oke, organisasi buat ngelatih leadership dan softskill, check! Aku harus nyekolahin adikku yang paling kecil, sudah bukan pertanyaan lagi kalau aku yang nantinya menggantikan posisi Bapak buat jadi kepala keluarga. Oke aku bakalan kerja di perusahaan minyak biar dapet uang banyak terus bisa nyekolahin adek di Perguruan Tinggi Koki Ternama! Aku pengen punya usaha, biar lulus nanti udah punya modal buat nikah, buat melalang buana kesana kemari cari kerjaan, buat yaaa setidaknya udah gak ngeberatin ortu lagi cuma untuk uang jajanku sendiri. Syiip! Sushiteru dalam masa menuju suksesnya! Eh, pacarku dari Bogor, aku dari Bali, terus lulus nanti kita pisah gitu? Mampus! *tepok jidat* kalau gitu lulus nanti langsung nikah aja! Hehehe. Eh, kalau nikah nanti aku maunya gak kerja. Pengen fokus jadi istri yang baik dan ibu yang budiman. *cieeh*

AAAAAAAAAAAAAARRRRRRRRRRRGGGGGGGGGHHHHHHHH! *obrak-abrik isi otak*

Capek. Aslinya capek pikiran sih. Capek raga juga. Aku tipe orang yang suka mengandai-ngandai, suka menjadi otak yang merangkai-rangkai berbagai ide dan imajinasi. Segalanya harus dipersiapkan dengan matang agar rencana-rencana unik yang sudah kususun rapi bisa berjalan baik dan sesuai harapan. Nggak ada salahnya kan kalau sekarang aku bermain-main dengan imajinasiku. Tapi untuk merealisasikan imajinasiku, aku harus berjuang mati-matian sekarang. Tapi bener deh, swer, capek. Modal kesana itu lho. Harus punya IP di atas tiga, softskill yang bagus, link yang luas.

Kalau udah capek kayak gini, pelampiasanku cuma satu: udah langsung nikah aja! Eits, orang tuaku, adik-adikku, cita-citaku! *tetiba tersedot ke black hole*

Sudahlah. Jalani saja yang menjadi tanggung jawab sekarang ini. Tuhan punya rencana indahNya sendiri buat hambaNya.

Bismillah.. semoga segala rencana dan upaya yang selama ini sudah dikerahkan berbuah hasil yang maksimal dan membahagiakan. Aamiin.

Tuhan, jangan sedot aku ke blackhole lagi.

4 thoughts on “Capek, Tapi.. .

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s